Selasa, 18 Maret 2025

RENUNGAN INJIL MARKUS 9:38-43,45,47-48

RENUNGAN INJIL MARKUS 9:38-43,45,47-48


Bapak/ibu saudara-saudari penipuan online di dunia maya sering kali terjadi dengan menyalahgunakan nama dan foto artis terkenal untuk mencari keuntungan. Baim Wong adalah salah satu artis terkenal yang sering kali namanya dijadikan alat untuk menipu melalui facebook. Penipuan yang dilakukan adalah penipuan giveaway yang mengatasnamakan Baim Wong. Penipu tersebut meminta agar penerima pesan mentransfer sejumlah uang sebelum hadiah giveaway ditransfer ke rekening penerima. Bapak/ibu saudara-saudari penipuan seperti ini adalah penipuan online jual nama artis atau orang terkenal. Kita tahu bahwa penipu memakai nama artis untuk kepentingan yang tidak baik demi mencari keuntungan. Kita harus berhati-hati jangan sampai tertipu juga. Bapak/ibu saudara-saudari, bagaimana perasaan kita jika nama Tuhan kita Yesus Kristus digunakan untuk tujuan yang tidak baik? Pasti kita merasa sedih bukan? Bapak/ibu saudara-saudari, injil hari ini mengisahkan tentang para murid Yesus mencegah orang yang bukan murid Yesus karena ia memakai nama Yesus ketika mengusir setan. Para murid khawatir jika nama Yesus dipakai untuk tujuan yang tidak benar atau kepentingan pribadi. Namun tidak dengan Yesus, Yesus tidak merasa keberatan jika namaNya digunakan oleh orang lain untuk mengusir setan. bagiNya orang yang mengusir setan dalam namaNya itu adalah orang yang memiliki kehendak baik dan orang yang percaya padaNya walaupun dia bukan termasuk murid Yesus. Karena itu Yesus berkata, “jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorang pun yang telah mengadakan mukjizat demi namaKu dapat seketika itu juga mengumpat aku. Yesus menyakini bahwa orang itu bukanlah musuh, karena itu Yesus tidak ingin para muridNya salah paham dengan tindakan orang itu. bagiNya menolong orang lain dalam hal ini menolong orang yang kerasukan setan menunjukkan bahwa orang tersebut telah melakukan perintah Allah. Malah ia menerima upah karena kebaikan yang telah dilakukannya. Bapak/ibu saudara-saudari kita hendaknya jangan pernah berfikir bahwa hanya kita saja yang dapat melakukan hal baik. Kita juga tidak boleh mencela pelayanan orang lain hanya karena mereka tidak termasuk aliran gereja kita. Ingatlah bahwa lebih baik jika suatu pelayanan dilakukan oleh orang lain daripada tidak sama sekali. Yesus menginginkan agar para pengikut Kristus menjadi teladan dan tidak tersesat hidupnya. Yesus juga menjelaskan apabila ada anggota tubuh yang menyesatkan seperti mata, tangan dan kaki lebih baik dibuang jika membuat seseorang tersesat. Sebab pencobaan datang melalui tangan denga apa yang kita lakukan, melalui kaki dengan tujuan kita pergi dan melalui mata apa yang kita lihat. Bapak/ibu saudara-saudari, semoga kita sekalian memakai nama Tuhan dengan baik demi perkembangan iman kita dan sesama kita.

 

Kamis, 13 Maret 2025

RENUNGAN INJIL YOHANES 2:13-25

RENUNGAN INJIL YOHANES 2:13-25


Bapak/ibu saudara-saudari siapa yang sering pergi ke pasar? Nah apa saja yang ada di pasar? Di pasar itu ada yang berjualan makanan, ada yang berjualan minuman, sembako dan masih banyak lagi yang dijual. Tentunya pasar menjadi ramai karena banyak yang berjualan dan banyak pengunjung yang datang untuk membeli barang-barang di sana. Bapak/ibu saudara-saudari kalau kita membayangkan suasana Bait Allah yang merupakan tempat suci untuk beribadah dan berdoa dijadikan sebagai tempat untuk berdagang seperti di pasar yang ramai dan penuh keributan. Bagaimana perasaan kita?  Pastinya sedih dan tentu tidak nyaman bukan kalau beribadah di sana. Kita pastinya mengharapkan suasana yang tenang agar dapat beribadah dan berdoa dengan baik. Bapak/ibu saudara-saudari dalam injil tadi mengisahkan tentang Yesus datang ke Yerusalem. Yesus pergi ke Bait Allah dan melihat pedagang-pedagang lalu melihat penukar uang duduk di situ. Tuhan tidak suka hal itu karena mereka membuat Bait Allah menjadi kotor dan penuh keributan. Lalu Tuhan mengusir semua pedagang-pedagang itu dari Bait Allah. Tuhan ingin Bait Allah menjadi tempat yang bersih dan suci. Kita juga senang jika rumah Tuhan kita bersih, untuk itu kita harus menjaga kebersihan di gereja. Bapak/ibu saudara-saudari kita juga harus ingat bahwa kita ini adalah Bait Allah karena Roh Kudus tinggal di dalam kita. Bait Allah atau gereja tidak hanya dalam arti fisik bangunan melainkan juga adalah tubuh setiap umat beriman. Rasul Paulus mengatakan bahwa tubuh kita adalah Bait Allah kita hendaknya menjaga kekudusan dan kesucian hati kita. Semoga hati kita menjadi rumah bertahtanya Tuhan karena Dia akan mengarahkan kita kepada rumah abadiNya.

 

 


Jumat, 07 Maret 2025

RENUNGAN INJIL LUKAS 6:27-38

RENUNGAN INJIL LUKAS 6:27-38 

 

Bapak ibu saudara-saudari, bacaan pertama dan bacaan injil hari ini mengajarkan tentang cinta kasih dan kemurahan hati. Apa itu cinta kasih? Cinta kasih adalah kepedulian kepada orang lain atau rasa ingin membantu orang lain. Bacaan pertama dari kitab pertama Samuel menunjukkan kasih dan kemurahan hati Daud yang luar biasa. Daud memilih untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan melainkan dengan kasih. Dalam injil Yesus mengajarkan untuk menyatakan kasih kepada sesama, Yesus meminta kita untuk mengasihi musuh yang membenci kita bahkan yang merugikan dan menyakiti hati kita. Bapak/ibu saudara-saudari, jika kita punya musuh, tentu tidak enak ya rasanya kalau bertemu dengan orang itu. Kita tidak akan menyapa atau malahan ikut membenci mereka. Perbuatan itu tidak berkenan di mata Tuhan, Tuhan mau kita mengasihi semua orang. Yang perlu kita lakukan adalah mengampuni dan mengasihi mereka. Seperti yang Tuhan Yesus lakukan ketika Ia merasakan sakitnya siksaan salib. Tuhan Yesus berdoa “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Tindakan kita harus positif sekalipun mendapat perlakuan negatif. Bapak/ibu saudara-saudari, semoga kita mampu menghidupkan budaya cinta kasih dan murah hati dalam hidup bergereja, bermasyarakat dan bernegara. Saya Tutup renungan ini dengan satu buah pantun :

Permen gulali di dalam lemari

Terbungkus rapi di ikat pita

Menabur kasih setiap hari

Menuai sukacita di hati kita