RENUNGAN INJIL YOHANES 2:13-25
Bapak/ibu saudara-saudari siapa yang sering pergi ke
pasar? Nah apa saja yang ada di pasar? Di pasar itu ada yang berjualan makanan,
ada yang berjualan minuman, sembako dan masih banyak lagi yang dijual. Tentunya
pasar menjadi ramai karena banyak yang berjualan dan banyak pengunjung yang
datang untuk membeli barang-barang di sana. Bapak/ibu saudara-saudari kalau
kita membayangkan suasana Bait Allah yang merupakan tempat suci untuk beribadah
dan berdoa dijadikan sebagai tempat untuk berdagang seperti di pasar yang ramai
dan penuh keributan. Bagaimana perasaan kita? Pastinya sedih dan tentu tidak nyaman bukan
kalau beribadah di sana. Kita pastinya mengharapkan suasana yang tenang agar
dapat beribadah dan berdoa dengan baik. Bapak/ibu saudara-saudari dalam injil
tadi mengisahkan tentang Yesus datang ke Yerusalem. Yesus pergi ke Bait Allah
dan melihat pedagang-pedagang lalu melihat penukar uang duduk di situ. Tuhan
tidak suka hal itu karena mereka membuat Bait Allah menjadi kotor dan penuh
keributan. Lalu Tuhan mengusir semua pedagang-pedagang itu dari Bait Allah. Tuhan
ingin Bait Allah menjadi tempat yang bersih dan suci. Kita juga senang jika
rumah Tuhan kita bersih, untuk itu kita harus menjaga kebersihan di gereja. Bapak/ibu
saudara-saudari kita juga harus ingat bahwa kita ini adalah Bait Allah karena Roh
Kudus tinggal di dalam kita. Bait Allah atau gereja tidak hanya dalam arti
fisik bangunan melainkan juga adalah tubuh setiap umat beriman. Rasul Paulus
mengatakan bahwa tubuh kita adalah Bait Allah kita hendaknya menjaga kekudusan
dan kesucian hati kita. Semoga hati kita menjadi rumah bertahtanya Tuhan karena Dia akan mengarahkan kita kepada rumah abadiNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar